Content for class "jam" id "jam" Goes Here
Friday, August 05, 2005
white flag

It's hard to lose someone... Especially if you cannot be there just to say goodbye...

Di tempat gw, penanda untuk rumah duka adalah bendera putih.
Ente-ente orang-orang Jakarte mesti ngertinye pan bendera kuning. Whatever, lah.
Kalo dipikir, putih berarti bersih. Maksudnya mungkin semoga orang yang meninggal dibersihkan hatinya, jiwanya, segalanya... sehingga bisa bergabung dalam The Great Gig In The Sky, di sisi Allah. Itu dari sisi doa.
Mungkin juga gini. Kalo ini gw sendiri yang ngarang. Bendera putih berarti menyerah... Menyerah kepada takdir, pasrah kepada apa yang telah dituliskan.
Yang sedih adalah ketika orang yang kita cintai pergi selamanya, kita tak bisa berada di sana. bahkan hanya untuk memandangnya untuk terakhir kalinya sebelum jazadnya menyatu kembali dengan bumi.

Kakek gw meninggal, kemarin tanggal 4 Agustus 2005 jam 19.15. Setelah sempat kritis akibat tekanan darah yang melonjak sejak kemarin Rabu.
Banyak yang bisa dikenang dari seorang Eyang Goenoeng Siswodihardjo. Orang yang bijak dalam arti sesungguhnya. Seorang guru. Seorang pejuang sejati yang nggak pernah mau bergantung pada orang lain. Sampai saat-saat terakhir hidupnya, beliau masih suka membuat sendiri gantungan baju sederhana dari kayu dan kawat, untuk diberikan kepada anak dan cucunya. Katanya sih, sebagai pengisi waktu luang.
Beberapa di antara gantungan baju itu masih ada di kamar gw, dan mereka belum menunaikan tugasnya.
Beliau juga dikenal sebagai orang yang berpemikiran sangat dalam. Setiap kata-kata nasihatnya mengandung makna tersirat, yang nggak semua orang bisa nangkap. Yah, termasuk gantungan baju itu tadi... Tentang bagaimana hidup harus tertata, dan bagaimana hidup harus berguna.
Namanya juga pendidik, kan.
Kakek gw juga dikenal nggak pernah mau nyusahin orang. Serius, sampai saat terakhirnya, beliau nggak ngerepotin orang lain.
Adik gw cerita, wajahnya damai banget saat meninggal.
Gw cuma bisa berdoa dan berharap, semoga Eyang diterima di sisi Allah SWT... Insya Allah, amiiin...

Posted at 8/5/2005 6:32:50 pm by rangga_phreak
say something here

Thursday, July 28, 2005
psychedelic phreaky love

28072005-0439AM What is love, in the perspective of a psychedelic phreak? It is nothing like, “I can’t live, if living is without you...” And never will be like that. Deepest apologize for Air Supply and their fans, he3x. For a psychedelic phreak—that is me—love is more like, “I CAN live without her—I have my own life, my own business, my own friends, my own stuffs. And so is she. She has her own life. But our life will be much and much better, if we stay together—as a couple, as a company, as a partner, as a team...” And that is love. In the perspective of a psychedelic phreak. A phreak that will marry his partner for life. Next year, maybe. Wish me luck, will you.

Posted at 7/28/2005 9:44:23 am by rangga_phreak
say something here

Next Page

Blogdrive